KbYwILCFrc97EP9IoopwFOpyfGaCO45VfMiSZcKq
Bookmark

Cara Mudah Tracking Satelit Menurut Pengalaman Pribadi

Cara Mudah Tracking Satelit Menurut Pengalaman Pribadi
Posisi Parabola: Arah Thaicom 5
Tracking satelit, begitulah sebutan yang biasa saya dengar dari teman-teman yang menggeluti dunia Parabola. Jujur, Sebenarnya saya sendiripun hanya sebatas tahu dan tidak bisa mendefinisikan apa arti dari kata Tracking Satelit tersebut

Oia, Sebenarnya postingan ini bukanlah sebuah tutorial, melainkan hanya sebuah catatan hobi saya yang saya dapatkan selama melakukan tracking satelit. Kalau ada yang mau baca ya syukur, semoga saja bermanfaat. gak ada yang baca pun gak apa-apa.

Sebelum melakukan Tracking Satelit ada beberapa hal yang harus anda Perhatikan.

1. Gunakan LNB Fokus

LNB Fokus adalah LNB yang berada di posisi tengah tengah parabola, biasanya digunakan di port 1 untuk lock satelit palapa (jika menggunakan 2 LNB).
Lalu bagaimana jika menggunakan 4 LNB?
Disarankan sih memakai 1 atau 2 LNB karena biar salah satu lnb berada di titik fokus, kalau memang tidak ada maka gunakanlah lnb yang palig dekat ke tengah.

2. Perhatikan arah LNB dan Penyangga Pengatur Sudut Kemiringan Parabola

Cara Mudah Tracking Satelit Menurut Pengalaman Pribadi
Pastikan Arah Timur - Barat LNB (0 derajat LNB) sejajar penyangga pengatur sudut Kemiringan Timur - Barat parabola.
Kalau belum Sejajar, coba perhatikan dan ingat arah LNB saat ini. Selanjutnya luruskan / sejajarkan arah LNB dengan penyangga pengatur sudut Kemiringan Timur - Barat parabola dengan cara memutar tiang fokus LNB. Jika sudah Pas lanjut kunci.
Kemudian kembalikan lagi arah LNB ke posisi semula (yang harus anda ingat tadi) tapi kali ini mengembalikan arah LNB ke posisi semula dengan cara memutar mounting yang terpasang pada tiang parabola sampai posisi LNB kembali ke posisi awal. Lanjut coba atur ulang kemiringan timur - barat dan uatara - selatan parabola sampai signal yang tadi sempat turun (bahkan bisa jadi hilang) karna tiang fokus di putar kembali normal.


Jadi intinya seperti ini: Bayangkan bahwa susunan satelit itu berjajar dari barat ke timur (semakin kecil derajat satelit, maka parabola akan semakin menghadap ke sebelah barat, begitupun sebaliknya).
Dan parabola sebagai Cermin Cekung Pemantul sinyal dari satelit yang di tangkap oleh LNB.
Sedangkan LNB sebagai penangkap sinyalnya.
Aturan pemasangan LNB C pada umumnya terletak pada angka 0 bagian atas LNB. Angka 0 tersebut harus menghadap ke timur atau barat, jadi berapapun banyaknya LNB C yang kita pasang pada parabola, 0 derajat LNB tetap harus sejajar. Sementara jaraknya menyesuaikan pantulan sinyal dari parabola.

Jika kita ingin menangkap sinyal suatu satelit, maka kita harus menghadapkan parabola ke arah satelit tersebut. Cara menghadapkan parabola ke salah  satu satelit yaitu dengan cara menaikan atau menurunkan besi/tiang pengatur sudut kemiringan parabola.
Apakah mungkin kita bisa menangkap sinyal dari satelit tersebut jika arah 0 Derajat LNB tidak searah dengan penyangga pengatur sudut kemiringan parabola?

3. Maksimalkan Sinyal

Selanjutnya coba usahakan untuk memaksimalkan Kualitas Sinyal yang di Lock oleh LNB Fokus atau LNB yang akan di gunakan untuk tracking satelit nanti. Memaksimalkan sinyal bisa dengan cara mengatur kemiringan timur - barat, utara - selatan, memutar mounting, naik - turun tiang LNB, sampai mengatur kedalaman LNB (jika mau). Tidak di sarankan memutar tiang LNB.
Jika ingin menguji sinyal, Bisa anda cari di google frequensi terlemah tiap satelit.

4. Beri Tanda

Cara Mudah Tracking Satelit Menurut Pengalaman Pribadi
Silahkan beri tanda pada besi / tiang pengatur sudut Kemiringan dan mounting parabola sebelum melakukan tracking satelit.
Fungsinya untuk memudahkan anda mengembalikan parabola ke posisi semula
Tanda pada mounting sebagai tolak ukur pas atau kurang pasnya arah LNB dengan penyangga pengatur sudut kemiringan parabola.
Tanda pada besi / tiang pengatur sudut kemiringan sebagai tanda bahwa parabola tepat menghadap salah satu satelit.

5. Tracking Ke Satelit Terdekat

Jika Pont 3 dirasa sudah cukup, selanjutnya coba anda lakukan tracking ke satelit terdekat.
Contoh: Jika saat ini posisi LNB yang akan di gunakan tracking berada di satelit Palapa, silahkan lakukan tracking ke satelit Asiasat 5 dengan memasukan frequensi terkuatnya (bisa cari google untuk frequensi terkuatnya).
Kemudian geser ke sebelah barat secara perlahan.

6. Pastikan Tidak Merubah Apapun

Setelah anda sampai di satelit Asiasat 5 (terlock), pastikan anda tidak merubah apapun pada parabola kecuali besi / tiang pengatur sudut kemiringan arah timur - barat.

7. Lakukan Ujicoba

Ujicoba yang dimaksud disini adalah ujicoba kembali mengatur kemiringan timur - barat, utara - selatan dan memutar mounting secara pelan-pelan.
Lalu perhatikan sinyalnya, turun atau naik? Kalau turun pada saat melakukan ujicoba berarti parabola anda sudah siap untuk melakukan tracking.
Akan tetapi apabila sinyal naik maka teruslah naikan sinyal tersebut sampai persentase paling besar. Selanjutnya coba perhatikan tanda pada mounting tadi, Jaraknya jauh atau dekat? Bergeser ke kanan atau ke kiri dari hadapan anda?

Dari situ sudah bisa di simpulkan bahwa semakin barat kemiringan parabola maka semakin bergeser juga mounting ke arah tersebut dan sebaliknya.
Karena diketahui bahwa Satelit Asiasat 5 berada di sebelah barat Satelit Palapa. Semakin Kecil derajat Satelit maka arah kemiringan parabola semakin miring ke barat dan sebaliknya.

Lanjut tracking ke satelit lain? Atau atur ulang? itu terserah anda. Karena sesungguhnya Tracking Satelit paling mudah itu CUKUP hanya mengatur besi/tiang pengatur sudut kemiringan saja.
Bayangkan jika anda menggunakan Rotator. Masa iya harus ikut-ikutan mengatur arah parabola.

Jika dirasa sudah pas atau sudah cukup, coba lakukan tracking minimal ke barat sampai ke thaicom 5 dan ke timur sampai Apstar 6.

Cara Tracking Satelit Menurut Pengalaman Pribadi

Sebenarnya tracking satelit itu sangatlah mudah dilakukan jika sudah memahami beberapa hal tadi.
Kurang lebih tahapan Tracking Satelit seperti ini:
  1. Pastikan sudah tahu Frequensi Channel dan Satelit yang yang akan di tuju.
  2. Jangan langsung menuju satelit tujuan
  3. Perhatikan urutan satelit yang bisa di jangkau di wilayah indonesia
  4. Melewati berapa Satelitkah jika ingin sampai ke Satelit Tujuan.
  5. Cari Frequensi Terkuat untuk satelit yang akan di lewati termasuk Frequensi Terkuat Satelit tujuan (Datar Satelit dan Frequensi terkuatnya bisa anda cari di Goggle)
  6. Lock Frequensi terkuat tiap satelit yang akan di lewati secara bertahap, Bila perlu berikan tanda pada besi / tiang pengatur sudut Kemiringan Timur - Barat parabola untuk tiap satelitnya. Menandainya bisa dengan gergaji besi atau Spidol.
  7. Sampai di Tujuan

Bagaimana? Mudah kan.

Pusing? Dulu saya juga sama. Apalagi saya dulu belajarnya otodidak hanya mengandalkan parabola orangtua. Saat buming biskey sctv untuk liga champions waktu itulah saya lagi semangat belajar tracking satelit. Lupa tahun berapa.
Jadi mohon maaf jika penjelasan saya kurang dipahami, karena saya juga bingung harus memulai darimana. Karena saya dulu juga tidak ada yang mengajarkan harus memulai darimana.

Bagi pemula seperti saya yang hanya memiliki alat tempur seadanya, janganlah terlalu ambisi untuk mendapatkan sinyal tertinggi kalau itu menyita waktu kita.
Yang penting sama-sama bisa menonton. Beda alat tempur beda hasil. Mungkin mereka sudah Professional di bidang ini.

Catatan ini saya khusukan untuk para pemula (yang mastah skip saja), karena saya juga seorang pemula.
Bagi para mastah mohon tambahan kritik dan sarannya di kolom komentar.

Terimaksih.